Spesial Teruntuk Mereka

Mendung menggelayut mesra di atas kota Denpasar. Jalanan tampak ramai dipenuhi berbagai kendaraan bermotor yang melintas. Derap terburu kadang terdengar dari setiap langkah kaki manusia seputaran areal pasar Badung. Jam menunjukkan pukul 11.06 wita. Terlambat 6 menit dari waktu yang dijanjikan. Segera saja Yudha dan Sanjay menuju bangunan lantai 4 pasar Badung, tempat yang dimana akan memberikan suatu perspektif baru dalam pandangan personil Dkantin ini.

Continue reading

Sebuah kisah di dalam warung

Awan menggantung di langit. Jalanan terlihat licin lantaran rintik air hujan yang berbaik hati membasahi ruas jalan serta orang – orang yang berada dibawahnya. Sesekali terdengar bebunyian musik dari beberapa tempat di Denpasar. “DOR!” Buset! Apa tu?!!! *kaget latah amit amiiiit…

Continue reading

Aksi DKantin di Tahun 2011 (review)

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 1,200 times in 2011. If it were a cable car, it would take about 20 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Mereka tahu lagu ini : Alone

Jumat itu cerah. Secerah hati kami tapi tidak secerah kulit muka kami yang hitam – hitam manis. Akhirnya, setelah melampaui perjalanan cukup menantang untuk mencapai kampus ISI Denpasar, kami, para personil band fenomenal yang mengkhawatirkan, Dkantin, disambut oleh spanduk bertuliskan TINDAS. Woeit! Apa ni?! #siaga satu  antisipasi serangan dini.

Tindas itu ternyata sebuah kepanjangan dari sebuah aksi pameran yang digelar mahasiswa seni rupa dan desain di kampus itu. Sebuah konsep acara yang menarik karena selain ada pagelaran musik yang diciptakan di sebuah panggung yang unik, terdapat juga pameran asik yang merupakan karya gabungan dan dipamerkan secara brutal di dalam sebuah gedung dan lapangan dekat acara musik berlangsung. Continue reading

3 X Sehari

padat merayap goyang goyang

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata ‘3 x sehari?’ (tiga kali sehari ya, bukan tri eiks sehari :P) Makan? Minum obat? Atau olahraga ngangkat candi? Setiap orang pastinya akrab dengan 3 x sehari. Begitu juga dengan sebuah band. Sebuah band yang hingga kini telah malang melintang di gurun permusikan Bali. Saking awetnya melakukan perjalanan, konon katanya band tersebut akan menjadi penerus rombongan biksu Tong dalam mencari kitab suci. Kita sebut saja band itu Dkantin…. #menerawang #minum teh hangat #teh hangatnya tumpah #teriak – teriak kesurupan Continue reading

Kenapa sih namanya Dkantin?

Angin dingin menyergap tengkuk begitu sampai di Cassanova. Tenang. Agak dingin. Sepi. Eh? Kemana nih orang – orang? Sambil memperbaiki kerah jaket agar angin tidak terlalu ganas menyerang, mataku menerobos kawanan motor yang lewat secara beriringan tepat didepan stasiun radio ini. Sebenarnya setelah sekian lama, tumben aku datang lagi ke salah satu stasiun radio yang populer di seputaran Denpasar ini. Setelah meyakinkan diri bahwa aku kesini bukan untuk tugas bersih – bersih, kulangkahkan saja kakiku menuju ruang depan Cassanova dan menunggu kawan Dkantin lain yang sedang otewe menuju Cassanova Fm. Continue reading

Kemampuan Tersembunyi

Diskusi ilmiah untuk menentukan lagu pertama

Senja di ufuk barat menyiratkan malam akan segera datang. Dari kawasan jalan Hayam Wuruk, Denpasar, terdengar sayup – sayup keramaian pada salah satu bangunan yang terakhir diketahui bernama Danes Art Veranda. Sekumpulan pemuda pemudi berwajah lokal dan nagri menyerbu areal itu. Sekilas tampak seperti pembagian sembako gratis. Tapi sepertinya bukan, Argh! Ada apa sih disana??! *penasaran tingkat dewa! Continue reading

Bernyanyi & Tertawa Bersama Kawan, That’s FUN!

Waktu itu tanggal 29 Oktober 2011. Bertempat di Dapur Alam, Kuta, ada sekelompok pemuda yang sedang menyiapkan acara peluncuran clothing. Dengan mengkonsepkan bazaar dan jualan, mereka mengisi rangkaian acara band dari pukul 6 sore sampai 11 malam (itu yang kelihatan di rundown acara sih :P). Cek…cek…cek…. Akhirnya kami menemukan D’Kantin akan tampil sekitar pukul setengah 10 malam. Yup. Dengan bermodal tekad kuat, muka pas – pasan dan perut keroncongan, kami pun meluncur dari base camp (cieee, base camp, bilang aja rumahnya abe si drummer) dan mendarat dengan eksotis di parkiran Dapur Alam sekitar pukul 9 malam. Continue reading

Power up, D’Kantin! Rock the Stage!

aksi panas DKANTIN karena suhu udara saat itu memang cukup panas

Saat itu waktu menunjukkan pukul 10 malam. Setelah perform sang tante DJ men’jedag jedug’ area Gor Ngurah Rai selama setengah jam, akhirnya kesempatan kami untuk tampil. Sambil sedikit nguap dan berjalan terhuyung ke arah panggung, kami melihat ke arah depan pandangan panggung yang didominasi oleh gabungan mobil – mobil nyentrik dan terlihat mahal. Continue reading

90 menit Bareng DKANTIN

Hai..hai, kali ini bertemu dengan saya, Gung.ws 🙂 saya bawa oleh-oleh dari Bali Seafearer’s center *dulunya bernama Seamen’s Club*. sabtu 10 september 2011 kemarin DKANTIN diajak untuk memeriahkan acara disana, dikesempatan ini, mereka kembali berkolaborasi dengan Emoni, kemudian….ah, apalagi yang perlu saya ceritakan? Silakan di cek videonya

sssttt…., mereka juga ada bawain lagu baru, konon judulnya “Go With You”,

Salam 🙂

*foto oleh @eshasw